Kabar gembira bagi Pegawai Honorer Tenaga Tidak Tetap ( T3D ) dan seluruh Ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan dikeluarkannya kebijakan tentang Asuransi Kesehatan bagi mereka dalam program Jaminan Kesehatan Daerah ( JAMKESDA .
Telah terakreditasi 5 Pelayanan Dasar : Administrasi Manajemen, Pelayanan Medis, Pelayanan Gawat Darurat, Pelayanan Keperawatan dan Rekam Medis.
Secara berkesinambungan SDM baik Medis, Paramedis maupun Non Medis diikutsertakan dalam pelatihan pelatihan Emergency...
Satuan Tugas Bencana dipersiapkan untuk membantu jika ada musibah bencana alam di seluruh Indonesia
Bekerjasama dengan STIKES Samarinda melaksanakan program pendidikan Alih Jenjang Strata 1 bagi tenaga Keperawatan RS.
Berdasarkan Kepmenkes No. 1222/Menkes/SK/XII/2009, status RSUD AM. Parikesit telah ditingkatkan menjadi RS TIPE B.
Kabar gembira bagi Pegawai Honorer Tenaga Tidak Tetap ( T3D ) dan seluruh Ketua RT di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan dikeluarkannya kebijakan tentang Asuransi Kesehatan bagi mereka dalam program Jaminan Kesehatan Daerah ( JAMKESDA .
RSUD AM. Parikesit bekerjasama dengan Yayasan AGD 118 ( Ambulance Gawat Darurat 118 ) mengadakan pelatihan Basic Life Support ( BLS ) dan Basic Cardiac Life Support ( BTCLS ) Angkatan ke-4 yang bertempat di aula RSUD AM. Parikesit Tenggarong dari tanggal 29 Oktober 2009 s.d 04 Nopember 2009.
Di Indonesia rabies pada hewan sudah ditemukan sejak tahun 1884, dan kasus rabies pada manusia pertama kali ditemukan pada tahun 1894 di Jawa Barat. Sampai dengan tahun 2009, kasus rabies ditemukan di 24 provinsi di Indonesia, dengan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, NTT, Lampung dan Sumatera Barat merupakan daerah endemis tinggi. Hanya 9 provinsi yang masih dinyatakan sebagai daerah bebas yaitu Provinsi Bangka Belitung, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Papua dan Papua Barat.
Berdiri Tegak, Bicara Lantang, Kalahkan Osteoporosis adalah tema yang dipilih dalam peringatan Hari Osteoporosis Nasional (HON) tahun 2009. Tema ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat terhadap bahaya osteoporosis.
Dengan jumlah sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan yang belum memadai, yang dapat dilihat dari rasio tenaga kesehatan dengan jumlah penduduk masih rendah dengan indikator :
Produksi dokter setiap tahun sekitar 2500 dokter baru, sedangkan rasio dokter terhadap jumlah penduduk 1 : 5000 ;
Halaman 3 dari 4